Alhamdulillah, Mereka Memeluk Islam

Alhamdulillah, Mereka Memeluk Islam. Tentulah Tidak mudah Bagi Ustadz Mukhsil untuk berdakwah di Desa Kebayaken, daerah pelosok Sumatera Utara yang mayoritas Penduduknya beragama Non Muslim, berbagai rintangan dan tantangan sering di alami Ustadz Mukhsil dalam mensyiarkan islam disana. Namun keistiqomahan beliau dalam dakwah dapat membuahkan hasil dengan beberapa orang mulai bersyahadat menjadi Muslim.

Baca Juga Artikel Kini Masjd Istiqomah di Karo Sudah Memiliki Sumber air

Pertama Seorang pria dewasa bernama Jusfi berumur 44 Tahun yang bertempat tinggal di Desa Kebayaken. Di hadapan Ustadz Mukhsil Lubis Mengikrarkan Syahadat untuk menjadi muslim. Ada beberapa alasan beliau dalam memeluk Islam, mulai dari perubahan sikap anaknya yang lebih baik setelah menjadi muslim, prilaku kaum muslimin kepada dirinya,  hingga aktifnya dakwah Islam di daerahnya sehingga semua itu mendorong beliau memutuskan untuk bersyahadat.

Warga dari Desa Kebayaken sedang bersyahadat

 

Selanjutnya datang dari seorang pemuda desa Beganding Kecamatan Simpang berumur 25 tahun bernama Lano Sembiring, Beliau memutuskan untuk memeluk Islam. Atas keingin tahuan yang sangat dalam terhadap islam inilah yang mengantarkan beliau mengucapkan 2 kalimat shahadat di bawah bimbingan Ustadz Mukhsil.

Warga desa Beganding sedang mengucapkan Syahadat

 

Sedangkan yang terakhir datang dari seorang Pemuda dari Desa Kebayaken dengan Suka Rela mengucapkan dua kalimat syahadat. Beliau bernama Albert Ginting dengan usia yang cukup muda sekitar 18 tahun telah tertarik dengan Islam. Masifnya aktifitas dakwah di desa Kebayaken rupanya telah menjadi perhatian beliau, sehingga semakin lama akhirnya mengantarkan dirinya memeluk Islam.

Pemuda dari desa Kebayaken Memeluk Islam

Tinggalkan Balasan